
Berpuasa adalah kegiatan yang sebetulnya menyehatkan. Selain menahan hawa nafsu dan belajar menenangkan emosi, juga membuat pencernaan dan metabolisme tubuh lebih baik. Meski begitu, dengan pola makan dan gaya hidup yang salah, puasa justru dikambinghitamkan menjadi alasan meningkatnya risiko diabetes. Agar bisa menjaga gula darah tidak melonjak naik selama Bulan Ramadan, ini beberapa tips atau cara yang bisa dilakukan.
Makanan manis dan karbohidrat sederhana menjadi alasan utama lonjakan gula darah yang drastis ketika kita mulai berbuka puasa. Oleh karena itu, sebaiknya berbuka dengan menghindari makan makanan dan minuman manis serta tinggi karbohidrat. Makanlah secara perlahan dan terkontrol. Selain memerhatikan kandungan karbohirat, lemak tinggi seperti gorengan juga perlu dikurangi.
Disarankan untuk minum air putih lebih banyak demi mencegah risiko diabetes. Begitu terdengar adzan magrib, segera minum air putih hangat untuk berbuka puasa. Setelah 5-10 menit boleh mengonsumsi beberapa buah namun jangan terlalu manis seperti alpukat, pepaya, apel, stroberi, jeruk bali dan buah pir. Selain kandungan gulanya lebih alami, juga lebih mudah dicerna tubuh dan tidak membuat lonjakan gula darah bila dikonsumsi dengan porsi yang tepat.
Jarak makan antara waktu minum air putih dan makan berat sebaiknya 30-45 menit. Cara ini membantu menjaga kadar gula darah. Selain itu, porsi dan kombinasi makanan juga sebaiknya dikontrol agar tidak kekenyangan. Untuk makan berbuka misalnya, 5 sendok makan oatmeal dengan 3 sendok makan sayur bening bayam, dilengkapi dengan telur atau ikan. Pastikan mengganti nasi putih dengan pilihan yang lebih sehat dan rendah gula.
Cara terbaik agar tidak mengalami lonjakan gula darah saat buka puasa adalah olaharaga ringan setelah makan. Bisa dilakukan dengan cara jalan-jalan santai, bersepeda selama 15 menit atau menggerakkan tubuh untuk melakukan aktivitas rumah tangga seperti mencuci piring, membereskan dapur, dan semacamnya. Jaga tubuh agar tetap aktif dan tidak bermalas-malasan karena banyaknya aktivitas bisa membakar karbohidrat dan menurunkan kaar gula darah.
Pastikan mengonsumsi lebih banyak sayuran dan makanan tinggi protein. Sayuran adalah kunci menjaga kadar gula darah selama buka puasa, boleh direbus atau tumis. Kurangi konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein seperti tahu, tempe, telur, ikan, daging tanpa lemak dan semacamnya. Serat dari sayuran dan protein dari makanan mampu menjaga kadar gula darah dengan baik.
Itu dia beberapa tips atau cara gula darah tidak naik saat berbuka puasa. Stay healthy dan selamat berpuasa.
Bisnis 25 Apr 2025
Strategi Bisnis yang Efektif Dimulai dengan Pemantauan Berita Online yang Akurat
Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks dan berubah dengan cepat, memiliki strategi yang efektif sangatlah penting. Salah satu elemen krusial dalam merumuskan
Pendidikan 8 Apr 2025
Keunggulan Program Studi di IPDN Dibanding Sekolah Kedinasan Lain
Program studi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi sorotan di kalangan calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan dalam bidang pemerintahan
Tips Marketing 22 Maret 2025
Bongkar Trik FYP TikTok Rahasia Algoritma dan Konten yang Disukai
TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial paling populer di dunia, memungkinkan pengguna untuk membagikan video pendek yang kreatif dan menghibur.
Religi 28 Maret 2020
Pentingnya Pendidikan Agama bagi Generasi Milenial
Pendidikan adalah salah satu aspek yang sangat penting serta merupakan pondasi dasar bagi kehidupan manusia. Bagi setiap anak dari sejak usia dini, belajar
Tips Marketing 20 Jul 2024
Faktor User Experience Ikut Menentukan Loyalitas Pelanggan
Faktor User Experience atau pengalaman pengguna adalah salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam menentukan loyalitas pelanggan terhadap produk digital
Bisnis 14 Apr 2025
Rajakomen.com: Bangun Dialog Positif, Kendalikan Opini di Media Sosial!
Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi arena utama bagi individu untuk mengekspresikan diri, berbagi informasi, dan berinteraksi dengan orang