MU
Penggunaan Disinfektan Sebagai Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Penggunaan Disinfektan Sebagai Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Admin
7 Jul 2020
Dibaca : 176x

Di tengah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang masih belum kunjung reda membuat masyarakat harus waspada. Di Indonesia presentase kematian akibat penyakit ini bahkan termasuk pada salah satu yang tertinggi di dunia. Sehingga dengan demikian, anda harus nelakukan pencegahan lebih lama lagi dan salah satunya dengan mengetahui perbedaan antara antiseptik dan disinfektan. Kedua bahan ini dapat digunakan untuk membunuh virus akan tetapi untuk penggunaannya tidak dapat disamakan. Oleh sebab itu, penting mengenal lebih dalam mengenai perbedaan antara antiseptik dan disinfektan. Antiseptik dan disinfektan sebenarnya adalah hal yang berbeda dalam fungsinya. Antiseptik merupakan bahan pembunuh bakteri dan virus yang dapat digunakan pada tubuh sedangkan disinfektan digunakan pada permukaan benda seperti gagang pintu, meja dan lain-lain.

Keduanya sama mengandung bahan yang bernama biosida, yang tidak lain adalah bahan aktif yang digunakan untuk membunuh bakteri serta kuman. Akan tetapi kandungan biosida yang terdapat pada  biosida jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan yang ada pada disinfektan. Pada umumnya antiseptik digunakan untuk hal-hal sebagai berikut ini :

  • Mencuci tangan
  • Membersihkan permukaan kulit sebelum melakukan operasi
  • Membersihkan permukaan kulit yang terluka
  • Mengobati infeksi kulit
  • Megobati infeksi yang ada pada rongga mulut

Sedangkan disinfektan dipergunakan untuk :

  • Membersihkan permukaan lantai, meja maupun permukaan lainnya yang sering disentuh
  • Membersihkan kain maupun pakaian yang terpapar oleh bakteri dan virus
  • Mensterilkan peralatan medis atu alat yang biasa digunakan berulang kali

Kedua bahan seperti antiseptik maupun disinfektan berperan penting dalam upaya untuk mencegah penyebaran infeksi Covid-19. Penggunaan disinfektan tidak bisa sembarangan dilakukan karena pada faktanya tingkat efektivitas disinfektan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Beberapa faktor dapat mempengaruhi efektif atau tidaknya senyawa kimia tersebut yaitu suhu, lamanya paparan, konsentrasi dari disinfektan, derajat keasaman atau pH serta ada atau tidaknya bahan pengganggu di dalamnya. 

Jenis disinfektan itu sendiri banyak jenisnya, di antaranya yaitu :

  • Iodin

Iodin sudah cukup mengatasi dalam skala kecil. Misalnya dengan melarutkan 2 tetes iodin 2 persen ke dalam larutan etanol sudah dapat digunakan untuk disinfeksi air dengan ukuran 1 liter. Pada umumnya jenis disinfektan ini bersifat stabil serta aktif dalam membunuh berbagai jenis bakteri dan juga umur simpannya sangat lama. 

  • Alkohol

Adalah jenis disinfektan yang sering dipergunakan di rumah sakit maupun di bidang kesehatan lainnya. Namun bila dipergunakan pada benda yang terbuat dari plastik atau karet sifatnya dapat merusak dan senyawa mudah untuk menguap. Lain lagi bila digunakan pada logam, senyawa ini tidak akan menyebabkan korosi atau karat.

  • Klorin

Klorin ada banyak jenisnya dan yang biasanya dipakai sebagai cairan disinfektan adalah asam hipoklorit. Cairan ini mudah untuk digunakan serta dapat membunuh jenis bakteri termasuk pada bakteri gram negatif dan positif. Namun sangat disayangkan bila zat ini dapat menyebabkan karat apabila pH nya rendah. Meskipun yang sebenarnya bajwa pH rendah sangat dibutuhkan agar dapat mencapai efektivitas yang maksimal. Dan tidak hanya itu, klorin juga bila terpapar senyawa organik maka mereka bisa menjadi non aktif dengan cepat.

Itulah beberapa jenis disinfektan, untuk penyemprotan disinfektan pun sebaiknya dilakukan dengan sesuai dosis. Karena senyawa-senyawa tersebut memiliki karakteristik masing-masing dalam membunug bakteri maupun virus. Selain itu juga dari senyawa-senyawa tersebut pastinya ada yang tidak menimbulkan bahaya dan ada juga yang menimbulkan membahayakan. Gunakan saryung tangan dan masker pada saat membuat campuran disinfektan agar aman dan terhindar dari bahaya.

Berita Terkait
Baca Juga:
Tips memilih obat kolesterol paling ampuh

Herbal 3 Jul 2018

Tips memilih obat kolesterol paling ampuh

Anda suka makan makanan berminyak dan jarang berolah raga serta jarang makan makanan sehat. Kebiasaan itulah yang dapat mengakibatkan kolesterol jahat menumpuk

Cara Membuat Sendiri Masker Gula ala Skincare Korea, Mudah dan Murah

Kecantikan 4 Feb 2020

Cara Membuat Sendiri Masker Gula ala Skincare Korea, Mudah dan Murah

Saat dimakan secara kelewatan, gula menimbulkan beragam persoalan kesehatan untuk tubuh, terlebih lagi dapat mengakibatkan kulit jadi keriput. Tetapi,

Ini Keistimewaan Mengkonsumsi Kurma Nabi Dibanding Jenis Kurma Lainnya

Herbal 29 Apr 2020

Ini Keistimewaan Mengkonsumsi Kurma Nabi Dibanding Jenis Kurma Lainnya

Di bulan Ramadhan, kurma merupakan salah satu buah yang disukai kalangan Muslimin untuk dimakan waktu buka puasa terlebih lagi di waktu makan sahur. Tetapi,

Rumah Sederhana Terlihat Lebih Elegan dengan Batu Alam

Pengalamanku 8 Nov 2018

Rumah Sederhana Terlihat Lebih Elegan dengan Batu Alam

Rumah mempunyai banyak definisi, tidak hanya berarti rumah besar yang penuh dengan kemewahan ataupun rumah yang dipenuhi dengan furniture yang mahal. Akan

3 Aplikasi dan Tools Berbagi Layar yang Dapat Mendukung WFH Anda

Teknologi 7 Apr 2020

3 Aplikasi dan Tools Berbagi Layar yang Dapat Mendukung WFH Anda

COVID-19 kian parah di Indonesia. Alhasil tampaknya, masa WFH dan belajar dari rumah pun akan diperpanjang. Masalah tersebut memaksa orang supaya dapat

Cara Memotong Nasi Tumpeng yang Benar

Wisata Kuliner 8 Okt 2018

Cara Memotong Nasi Tumpeng yang Benar

Tumpeng merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang selalu mengisi momen-momen tertentu.  Nasi tumpeng sebagai tradisi peninggalan nenek moyang ini

rajaview
Copyright © Ulukhar.com 2020 - All rights reserved
Copyright © Ulukhar.com 2020
All rights reserved