RajaKomen
Peran Utama Green Finance dalam Konsep Keuangan Demi Kelanjutan Lingkungan dan Pembangunan

Peran Utama Green Finance dalam Konsep Keuangan Demi Kelanjutan Lingkungan dan Pembangunan

Admin
7 Mei 2024
Dibaca : 744x

Di zaman seperti saat ini, utang pasar modal akan sangat diperlukan untuk proyek hijau yang lebih fokus pada konsep ramah lingkungan. Nah, hal tersebut dikenal dengan istilah green finance, yang mana utang pasar modal lebih banyak dimanfaatkan untuk proyek yang fokus pada lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan. Apa Itu Green Finance? Sama seperti namanya, green finance adalah suatu konsep keuangan hijau untuk bisa menciptakan dan mendistribusikan produk serta layanan keuangan yang bisa menstimulasi investasi ramah lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Fokus utama dari green finance adalah pengeluaran modal untuk pembangunan ataupun proyek yang lebih ramah pada lingkungan. Untuk itu, biasanya green finance mencakup berbagai sektor utama dalam suatu negara, yang mencakup pariwisata berkelanjutan, transportasi berkelanjutan, keanekaragaman hayati, manajemen sumber daya alam, dan pencegahan ataupun pengendalian polusi.

Sejak dulu, PBB sudah memikirkan konsep pendanaan hijau yang mana tujuannya adalah agar bisa mengarahkan aliran keuangan pada pembangunan yang lebih berkelanjutan. Inti dari adanya ekonomi global ini adalah mengelola pasar keuangan modal untuk dialokasikan ke beragam sektor serta memastikan bahwa pola produksi dan konsumsi di masa depan bisa terjamin dengan baik.

Area utama pada pembiayaan hijau ini mencakup :

  • Mendukung sektor publik dalam hal menciptakan lingkungan yang lebih memungkinkan
  • Mempromosikan kemitraan publik-swasta dalam mekanisme pembiayaan, contohnya seperti obligasi hijau
  • Mengembangkan kapasitas usaha masyarakat dalam kredit mikro

Benua Asia  saat ini tengah berkembang memerlukan sekitar 1,7 triliun dolar setiap tahunnya untuk kebutuhan infrastruktur. Perkiraan terbaru fokusnya adalah pada investasi kehutanan, kelautan, tanah dan pertanian, serta berbagai keanekaragaman hayati.

Jika setiap negara di Asia ingin bisa mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan sejalan dengan PBB, maka investasi di berbagai bidang atas harus hijau atau harus bisa menerapkan konsep green finance. Konsep ini akan membantu  dalam mengatasi sistem  keuangan pasar dan berbagai sistem keuangan lainnya, termasuk dalam hal :

  • Biaya dan manfaat kegiatan ekonomi atau yang dikenal dengan eksternalitas, seperti polusi air dan udara, tidak diinternalisasi dalam sistem penetapan harga.
  • Biasanya bank tidak akan mau untuk memberikan pinjaman pada proyek infrastruktur berkelanjutan jangka panjang.
  • Beberapa investor yang bertanggung jawab dalam hal lingkungan dan sosial tidak mengetahui perusahaan ataupun tempat untuk berinvestasi karena minimnya informasi.
  • Pihak investor tidak mempunyai alat ataupun data untuk menganalisa investasi dalam proyek ramah lingkungan.

Beberapa masalah di atas bisa ditangani dengan cara menerapkan green finance dan membantu mengubah pola pikir serta perilaku orang. Bank juga bisa meminta pertanggungjawaban atas adanya kerusakan lingkungan dari perusahaan yang mereka berikan kredit. Konsep tersebut dikenal dengan kewajiban pemberi pinjaman atau “lender’s liability”

Berdasarkan laporan dari ADB Catalyzing Green Finance, seluruh sistem keuangan harus direorientasi agar bisa mendukung terbentuknya green financing. Agar bisa meningkatkan dan menstimulasi pendanaan sektor swasta, maka pemerintah harus bisa bekerja sama dengan berbagai pelaku.

Tujuannya adalah agar bisa meningkatkan aliran modal dan agar bisa mengembangkan keuangan inovatif. Di dalamnya terdapat dua kategori utama, yaitu :

  • Penyedia modal, yang mana didalamnya mencakup dana pensiun, perusahaan asuransi, perwalian komersial, serta dana abadi.
  • Perantara keuangan yang mencakup bank investasi perusahaan manajemen investasi, bank komersial, perusahaan manajemen investasi, serta perusahaan ekuitas swasta. Entitas ini dapat digunakan oleh pihak penyedia modal sebagai perantara agar bisa menghubungkan modal dengan peluang investasi.

Terdapat tiga peran utama pada green finance, yaitu :

Menghijaukan Sistem Perbankan

Konsep green banking atau perbankan hijau harus melibatkan kerja sama dengan bank dan memasukkan faktor lingkungan ke dalam portofolio pinjaman. Hal tersebut akan berdampak pada perbandingan hasil lingkungan dengan penetapan harga, sehingga meningkatkan potensi biaya utang untuk perusahaan yang memiliki polusi tinggi.

Lalu, perusahaan yang sadar akan lingkungan sekitarnya akan mempermudah akses pendanaan rendah. Keduanya akan membantu penetapan praktik yang ramah lingkungan pada seluruh sektor.

Menghijaukan Pasar Obligasi

Green bonds atau obligasi hijau adalah instrumen utang yang digunakan untuk pendanaan proyek yang lebih ramah lingkungan. Pasar obligasi hijau ini berguna untuk proyek hijau dan juga investor, termasuk di dalamnya menyediakan sumber tambahan pembiayaan hijau untuk pinjaman bank dan juga pembiayaan ekuitas.

Menghijaukan Investor Institusional

Investasi yang berkelanjutan lebih mengutamakan faktor lingkungan, sosial, serta tata kelola dalam pemilihan dan juga manajemen portofolio.

Pasar investasi ini mencakup sejumlah strategi dan kegiatan, yaitu penapisan positif (best in class), penapisan negatif (exlusionary), integrasi faktor LST (lingkungan, sosial, dan tata kelola), penyaringan berbasis norma, investasi dampak atau komunitas, investasi bertema berkelanjutan, keterlibatan perusahaan dan juga tindakan pemegang saham.

Walaupun saat ini sebagian besar green finance dijalankan oleh pihak swasta, tapi green finance publik tetap memainkan peran penting. Pihak pemerintah bisa mendukung inovasi dalam sisi penawaran agar bisa meningkatkan alokasi anggaran mereka. Sehingga, nantinya akan tercipta fleksibilitas dana program hijau dengan pembangunan yang ada saat ini. Aliran dana green finance ini umumnya berasal dari satu negara maju ke banyak negara yang masih berkembang. 

Adalah Carbon X-change Rakyat, atau CXR, tidak lain merupakan inisiatif blockchain yang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia yang bertujuan untuk memfasilitasi dan mendemokratisasi perdagangan karbon di Indonesia. Sebagai negara dengan hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia, Indonesia memiliki potensi untuk menyerap lebih dari 100 gigaton total emisi karbon dunia. Kami percaya bahwa perdagangan karbon dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui platform CXR, kami mendukung perdagangan karbon untuk memberdayakan petani, pemilik lahan, serta sektor pertambangan dan energi untuk bekerja sama secara sinergis.
 

Baca Juga:
Google

Pendidikan 7 Mei 2025

Strategi Jitu Hadapi Tryout Online Masuk Akademi Kepolisian 2026

Tryout Online Masuk Akademi Kepolisian adalah langkah awal yang krusial bagi para calon anggota Polri yang ingin memasuki institusi pendidikan terkemuka ini.

cpns

Pendidikan 11 Apr 2025

Kisah Sukses Lolos CPNS: Belajar dari Pengalaman Para ASN Hebat

Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan impian banyak orang. Implementasi seleksi penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) yang ketat menjadi

Sosmed bisnis renovasi rumah kecil

Bisnis 23 Jun 2025

Meningkatkan Visibilitas dengan Sosmed untuk Bisnis Renovasi Rumah Kecil

Saat ini, kehadiran sosmed dalam dunia bisnis tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama bagi mereka yang menjalankan bisnis renovasi rumah kecil. Sosmed

Ribuan Pemimpin PTS Se-Indonesia Akan 'Kepung' Istana Kepresidenan

Pendidikan 22 Sep 2022

Ribuan Pemimpin PTS Se-Indonesia Akan 'Kepung' Istana Kepresidenan

Para pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia bakal menggelar aksi demonstrasi di dua lokasi yaitu istana kepresidenan dan kantor Kemendikbud selama 3

Panduan Lengkap 1000 View TikTok Gratis untuk Pemula

Bisnis 18 Maret 2025

Panduan Lengkap 1000 View TikTok Gratis untuk Pemula

TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial terpopuler saat ini, dan mendapatkan perhatian lebih dari pengguna menjadi impian banyak orang. Jika Anda

5 Objek Wisata Indonesia Timur yang Harus Dikunjungi

Tempat Wisata 5 Apr 2020

5 Objek Wisata Indonesia Timur yang Harus Dikunjungi

Indonesia masuk selaku negeri kepulauan paling besar di dunia. Maka jangan aneh, bila Indonesia banyak menyimpan keelokan alam yang barangkali masih belum kita

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Ulukhar.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Ulukhar.com 2026
All rights reserved