
Naik haji memang menjadi impian semua umat Islam, siapapun bisa, mulai dari tukang bubur sampai pemulung sekalipun. Eits! Jangan salah, walaupun begitu banyak lho persiapan yang wajib dilakukan para calon jemaah haji, biaya adalah salah satunya. Calon jemaah haji bisa memilih mau pakai biaya haji plus atau reguler. Biaya haji plus ini banyak dipilih masyarakat Indonesia.
Oh iya, biaya haji plus terbilang mahal karena fasilitasnya, ditambah calon jemaah tidak perlu menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan nomor antrean berangkat ke Tanah Suci. Haji plus diselenggarakan oleh pihak swasta seperti travel agent, sering disebut Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Nah, kalau haji reguler pada umumnya diselenggarakan oleh pemerintah.
Apakah penyelenggaraan naik haji plus oleh swasta terjamin aman? Tenang saja, ada Kementerian Agama yang siap mengawasi penyelenggara haji yang kamu pilih, kok! Waktu tunggu haji reguler bisa sampai 15 tahun, lho. Dengan haji plus, waktu tunggu gak sampai selama itu.
Selain soal biaya yang lebih mahal, waktu berada di Tanah Suci pakai haji plus lebih cepat, yaitu sekitar 25-27 hari. Jauh banget sama biaya regular yang bisa menghabiskan waktu sampai 40 hari.. Harga yang agak mahal juga sebanding dengan fasilitas disediakan, seperti daftar tunggu lebih cepat, hotel di Makkah dan Madinah bintang 5, maktab VIP saat wukuf di Arafah, dan makan selama tiga kali sehari. 
Kelebihan haji plus dibanding haji reguler di antranya adalah :
Tidak hanya itu, biaya haji plus dan reguler juga dipengaruhi oleh lokasi keberangkatan, biaya embarkasi alias biaya keberangkatan menggunakan pesawat. Untuk biaya ONH Plus dipengaruhi oleh fasilitas hotel, jarak, dan jumlah orang dalam kamar yang ditawarkan oleh travel agent terkait. Besarnya biaya tersebut sudah termasuk tiket PP, visa haji, biaya suntik meningitis, manasik haji, transportasi selama di Tanah Suci. Selain itu penggunaan tour guide, air zamzam 5 liter, asuransi perjalanan, hingga biaya makan juga didapatkan oleh jamaah.
Persyaratan haji ONH Plus atau haji khusus :
Tata cara pendaftaran haji ONH Plus :
Kalau jadwal sudah tahu, calon jemaah melakukan berbagai persiapan seperti pelunasan BPIH, pemantapan ilmu manasik haji, dan menjaga daya tahan tubuh. Calon jemaah ONH Plus cuma perlu nunggu sekitar 1-6 tahun atau bahkan lebih cepat, mantap banget bukan? Bagi yang ingin dapat segera pergi ke Baitullah, solusi mendapatkan Nomor Porsi Haji Plus waktu tunggu hanya 6 tahun bersama Travel Alhijaz Indowisata, travel haji resmi Kemenag menjamin Ibadah Haji sesuai tuntunan syariat, inshaAllah tahun 2028 berangkat.
PT Alhijaz Indowisata
Graha Alhijaz Lt. 3 Jl. Dewi Sartika No. 239 A Cawang, Jaktim 13630
Konsultan Haji dan Umroh :
DEWAR TRIADI
Jam Operasional Selama Pandemi:
Senin – Jumat : 09.00 – 17.00
Sabtu : 09.00 – 14.00
Ahad : Libur
Pendidikan 15 Mei 2025
Tryout CPNS: Persiapan Optimal Menuju CPNS BKN 2026
Menghadapi ujian CPNS BKN 2026 merupakan langkah penting bagi banyak individu yang berkeinginan untuk bergabung dalam jajaran pemerintah. Penugasan dan
Teknologi 7 Maret 2025
Menjaga Reputasi Online dengan Komunikasi yang Baik
Dalam era digital saat ini, komunikasi di sosial media telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Dengan jutaan pengguna aktif yang terhubung
Pendidikan 20 Feb 2026
Masoem University kini menghadirkan profil dosen berprestasi guna menginspirasi mahasiswa di Bandung pada awal tahun 2026 melalui rekam jejak akademik yang
Herbal 18 Sep 2018
4 Tanaman yang Bisa Mengobati Diabetes Secara Alami
Diabetes atau bisa disebut dengan penyakit gula merupakan satu dari beberapa jenis penyakit berbahaya yang sulit disembuhkan. Bahkan penyakit diabetes ini
Pengalamanku 5 Mei 2022
Cara Bantu Anak Hadapi Perceraian Orang Tua
Anak korban perceraian akan terdampak proses tumbuh kembangnya, terutama aspek mental dan emosi. Karenanya, mengajarkan anak cara menghadapi perceraian pun
Pendidikan 26 Apr 2026
Paket Soal Tryout IPB Penalaran dan Literasi Terbaru untuk Persiapan Komprehensif
Persiapan menghadapi ujian masuk Institut Pertanian Bogor atau IPB memerlukan pendekatan yang komprehensif, terutama dalam aspek penalaran dan literasi. Kedua